KOTA CIREBON - Merayakan usia yang ke-599, Kota Cirebon bergemuruh dengan semaraknya Kirab Pangeran Pulasaren. Sebuah perhelatan akbar yang menyatukan warga Kelurahan Pulasaren, pada Minggu (14/6/2026), di sepanjang kawasan bersejarah Keraton Kacirebonan, Kecamatan Pekalipan. Sejak pukul 13.30 WIB, suasana menjadi hidup, dipenuhi antusiasme masyarakat yang tumpah ruah.
Lebih dari sekadar parade, kirab ini adalah jendela bagi generasi muda untuk menyelami kekayaan sejarah dan ketokohan Pangeran Pulasaren. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, budayawan, hingga dukungan penuh dari aparat TNI, Polri, dan pemerintah daerah, menunjukkan sinergi yang kuat dalam merawat warisan berharga ini.
Keberadaan jajaran Kodim 0614/Kota Cirebon menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Mereka hadir tidak hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya lokal sebagai identitas bangsa yang tak ternilai harganya.
"Kirab Pangeran Pulasaren ini bukan sekadar acara seremonial semata. Ini adalah sarana ampuh untuk menumbuhkan kecintaan kita pada sejarah dan budaya daerah, " ujar Komandan Koramil 1402/Harjamukti Kapten Inf. Dedi Sukarya, S.H. dengan penuh keyakinan. Ia menambahkan bahwa Koramil 1402/Harjamukti senantiasa siap mendukung setiap inisiatif positif yang mampu merajut persatuan, menjaga kedamaian wilayah, serta melestarikan kearifan lokal.
Senada dengan itu, Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm. Drajat Santoso, S.Kom., M.Han., menekankan esensi pelestarian budaya. "Menjaga budaya sama artinya dengan menjaga jati diri bangsa kita. Kodim 0614/Kota Cirebon berkomitmen untuk terus bergandengan tangan dengan seluruh lapisan masyarakat, mendukung setiap kegiatan budaya yang dapat memperkuat ikatan persatuan, memupuk rasa cinta tanah air, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kota Cirebon kepada khalayak luas, " tuturnya.
Di tempat terpisah, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap menegaskan pentingnya peran budaya. "Budaya adalah denyut nadi kekuatan bangsa yang harus kita jaga kelestariannya dan wariskan kepada anak cucu kita. TNI AD akan selalu hadir memberikan dukungan untuk setiap upaya pelestarian budaya, sebagai fondasi kokoh persatuan dan karakter bangsa, " tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Panglima Kodam III/Siliwangi. Ia menyampaikan, "Kodam III/Siliwangi sepenuhnya mendukung berbagai kegiatan kebudayaan yang mampu mempererat tali silaturahmi antar masyarakat serta menguatkan nilai-nilai kearifan lokal. Melalui pelestarian budaya, kita menanamkan semangat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan mendalam terhadap warisan leluhur, yang semuanya merupakan pilar kekuatan bangsa Indonesia."
Melalui gelaran Kirab Pangeran Pulasaren ini, harapan besar tertuju pada masyarakat agar semakin mengenal jejak sejarah dan peran penting para tokoh dalam membangun Pulasaren dan Kota Cirebon. Budaya yang lestari diharapkan menjadi perekat kebersamaan yang semakin kuat, seiring melangkah menyongsong hari jadi Kota Cirebon yang ke-599. (PERS)

Wawan H